PENATARAN KEPROFESIAN IAI
Posted on June 18, 2009 by Libradi Dwiputranto
Filed Under News Reports, Events, Profesi | Leave a Comment
1.Anda bosan menjadi karyawan di biro konsultan arsitektur? YA
2.Anda khawatir membuka dan membangun biro arsitek sendiri? YA
3.Anda ingin menjadi biznis owner di bidang arsitektur? YA
4.Anda ingin mengembangkan lagi potensi manajemen biro arsitek sendiri? YA
5.Anda ingin memperkaya strategi manajemen biro arsitek sendiri? YA
6.Anda ingin menciptakan profit melalui biro arsitek sendiri? YA
Jika jawaban “ya” anda lebih dari 2,
Jangan Ragu Lagi untuk ikuti Seminar keprofesian (strata 6):
STRATEGI MEMBANGUN MANAJEMEN BIRO ARSITEK SENDIRI
Pukul : 09.00 – 18.00 WIB
Tanggal : 27 Juni 2009
Pembicara : Achmad Noerzaman,IAI (Dirut PT.Arkonin)
Rita Laksmitasari, IAI (Dirut PT.Andesit Nata Deka)
Prijono Nugroho (owner PT. Action Coach)
———————————————————————
1.Anda kesulitan menghadapi keinginan klien? YA
2.Anda ingin mengetahui teknik menggali problem arstiektural prospek? YA
3.Anda kesulitan menggoalkan prospek menjadi klien? YA
4.Anda menginginkan klien puas terhadap hasil kerja? YA
5.Anda percaya kepuasan klien akan menaikkan profit? YA
Jika jawaban “ya” anda lebih dari 2,
Jangan Ragu Lagi untuk ikuti seminar keprofesian :
KIAT ARSITEK DALAM MEMAHAMI KEINGINAN KLIEN
Pukul : 09.00 – 18.00 WIB
Tanggal : 4 Juli 2009
Pembicara : Adhi Moersid, IAI (Dirut PT.Atelier 6)
Syarief Rudi S. (Associate Director DP Architect, Singapore)
Roni Fahroni (Dedato )
M Deni Desvianto, IAI (Arsitek Senior PT.Pandega Desain Weharima)
LOKASI :
Depo Bangunan, Serpong – Tangerang
BIAYA :
Penataran Keprofesian: Anggota : Rp 400.000,00 (2 penataran keprofesian)
Dibayarkan melalui :
BCA KCP Kedoya Baru – 3091112653 (a/n: Sunario Hartono)
Pendafataran dibuka hingga: 25 Juni 2009
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Sekretariat IAI Banten – Villa Melati Mas Vista Ruko MM Juction Blok V20 no:6
(021)70706520 ; fax: (021)74638835
Tjahjo : 081399085550
Libradi : 0818668595
www.iai-banten.org
FORUM DESAIN IAI BANTEN
Posted on May 15, 2009 by Libradi Dwiputranto
Filed Under News Reports | Leave a Comment
Tema : Kampung Improvement Program
Lokasi : Kampung Bugis, Karang Antu, Banten Lama
Pembicara : Yu sing (konfirmasi)
Acara :
Forum Desain
penanaman pohon di kampung nelayan
Kunjungan dan bermalam di kampung nelayan
Kunjungan ke pulau
Biaya :
Akomodasi dan Transportasi Rp. 300.000/org
Acara akan dilangsungkan untuk minimal 10 orang peserta yang mendaftarkan diri sebelum hari Rabu, 20 Mei 2009
contact person : libradi (0818668595)
Rencana RAKERDA dan Penataran Strata
Posted on April 28, 2009 by Arum Kusumawardhani
Filed Under News Reports | 2 Comments
Rekan rekan anggota IAI Banten yth,
Sebagaimana terjadwal dalam program kerja untuk melaksanakan RAKERDA setiap tahun, untuk di tahun ini kami dari pengurus IAI Banten kembali bermaksud melaksanakannya bersamaan dengan pelaksanaan Penataran Strata V dan VI.
Usulan pelaksanaan yang sedang dimatangkan saat ini adalah :
Hari/Tanggal : Kamis - Sabtu, 21 - 23 Mei 2009
Tempat : Ecovillage, Karang Antu - Banten Lama
Acara : RAKERDA
Penataran Strata V dan VI
Kunjungan ke Pulau Burung
Di kegiatan tersebut peserta akan diinapkan di perkampungan nelayan (rumah penduduk setempat) dan akan diadakan juga diskusi/observasi berkaitan dengan “Kampung Improvement Program”
Untuk itu, kami memohon tanggapan, saran dan masukan dari rekan rekan seluruh anggota untuk kegiatan tersebut diatas. Informasi dan diskusi lebih detail mengenai kegiatan ini dapat dilakukan via milis IAI Banten atau Web IAI Banten atau menghubungi Sekretaris IAI Banten, Sdr. Libradi di 0818668595 dan 02192157703
Terima Kasih
Regards,
Arum Kusumawardhani
Badan Kajian dan Pelestarian Arsitektur
IAI Banten
photo!
Posted on April 6, 2009 by tommy, shrichandrasatryotomo!
Filed Under Photo of The Month | 2 Comments
Terletak di Kampung Kroya, sekitar 500 meter sebelah tenggara Keraton Sorosowan, berada di sisi jalur Jalan Serang – Banten Lama, dimana mengalir Sungai Cibanten pada sisi selatannya.
Sesuai namanya, Kaibon berasal dari kata ka-ibu-an, yaitu tempat tinggal yang diperuntukkan bagi ibunda Sultan. Merupakan bekas kediaman Sultan Muhammad Syafiuddin, seorang Raja Banten ke 21 (1813 – 1820). Setelah Sultan wafat, kedudukannya digantikan oleh putranya yang baru berusia 5 tahun (Sultan Muhammad Rafi’uddin). Agar tetap berjalan, sementara waktu pemerintahan dipegang oleh ibunya yaitu Ratu Aisyah. Keraton ini masih digunakan sampai dengan masa pemerintahan Bupati Banten yang pertama mendapat dukungan Belanda, yaitu Aria Adia Santika, sebagai ganti pemerintahan Kesultanan Banten yang dihapuskan mulai tahun 1816.
photo!
Posted on March 16, 2009 by tommy, shrichandrasatryotomo!
Filed Under Photo of The Month | 1 Comment
Pintu gerbang timur ‘Benteng Keraton Surosowan’.
Berbentuk lengkung setengah silinder, untuk mencegah tembakan langsung dari musuh bila pintu gerbang terbuka.
Terbangun dari susunan bata berukuran besar, dikombinasikan dengan adonan tanah liat (lempung). Kemungkinan besar dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570).
Saat ini Keraton Surosowan hanya menyisakan reruntuhannya saja, diantaranya adalah tembok benteng yang mengelilingi sisa-sisa bangunan.
perpindahan alamat IAI-Banten
Posted on March 4, 2009 by Libradi Dwiputranto
Filed Under Sekretariat | 2 Comments
sehubungan dengan telah habis masa pinjamnya seketariat IAI Banten (di BSD), maka untuk sementara waktu segala urusan keseketariatan bagi anggota dapat melalui saudara
LIBRADI DWIPUTRANTO, IAI.
Seketaris 1 IAI-Banten
>di alamat (rumah):
jln. camar XX/BL-31
Bintaro jaya sektor 3
Tangerang 15221
Banten, Indonesia
Fax 021-737 5820
>ato di nomor:
021-92157703 (esia)
hingga pemberitahuan selanjutnya.
sayembara gerbang tol dan rest area IAI-Bakrieland Dev no.82
Posted on February 23, 2009 by BeNi
Filed Under Desain | 4 Comments
![]()
TRAVERSING THE ZERO POINT
Konsep Gerbang/ Gardu Tol
1.Ruang sebagai gerbang
2.Suasana meruang sebagai penghambat laju mobil
2.Space iklan
3.Penunjuk waktu
4.Aerodinamis, pergerakan
5.Check point,penanda lokasi
6.Gardu sebagai gerbang
7.Atap gardu sebagai elemen estetis
8.Permainan arsitektur, siang dengan warna-warna atap, malam dengan warna-warna lampu
![]()
![]()
Konsep Rest Area
1.Titik nol, tempat mengendapkan diri, segar kembali
2.Check point, tempat istirahat
3.Tempat berpikir kembali, bersiap untuk perjalanan berikutnya
4.Taman-taman di lantai atas (inspirasi dari hanging garden babylonia, kontur2 hijau)
5.Themepark sebagai node, ujung dari jembatan. Ruang positif di tengah yang dikelilingi hotel, masjid, restoran dan retail
6.Budget hotel sebagai tempat istirahat pada peak season dan mudik lebaran bagi pengguna tol trans jawa
7.Masjid sebagai tempat istirahat sejenak untuk ibadah, tempat pengendapan diri, berserah diri
8.Jalur-jalur khusus yang sudah membedakan sirkulasi mobil, truck, pedestrian sehingga conflict dan pertemuan langsung antara kendaraan dan orang dapat dihindari. Solusinya juga menggunakan kontur-kontur hijau yang landai yang naik sampai lantai dua
9.Gedung pemisah antara pengunjung yang dari angkutran umum dan tempat parkir bis dan truck yang digunakan sebagai tempat area foodcourt untuk middle-low guest
10.Restoran-restoran eksklusif, fast food untuk middle-up guest
11.Restoran dan retail di ground floor, hotel-hotel di lantai atas dikelilingi green roof (lt.dua)
![]()
![]()
Konsep Jembatan (Pedestrian Bridge)
1.Focus dari pengendara tol yang akan terlihat pada jarak 800m sehingga berfungsi sebagai penanda rest area.
2.Landmark kawasan
3.Sebagai tempat hang-out
4.Tempat menjual stand makanan dan souvenir. Makanan ringan dan island-island dari restoran besar
5.System struktur yang terbaik dan disain original, perpaduan atara system tekan (space frame) dan sistem tarik (kabel2), berfungsi untuk mengurangi biaya, mengurangi pembebanan, mengurangi ukuran material baja yang costumize desain
6.System ruang-ruang container yang digantung, cubicle mass, precast, system tumpang susun
![]()
![]()

